Bacaan Firman Tuhan - Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal (KutipanⅠ)
Jalan kehidupan bukan sesuatu yang bisa dimiliki oleh siapa pun, dan itu tidak mudah diperoleh oleh semua manusia. Itu karena hidup hanya berasal dari Tuhan, yang artinya, hanya Tuhan sendiri yang memiliki hakikat kehidupan, tidak ada jalan kehidupan tanpa Tuhan itu sendiri, dan hanya Tuhan yang menjadi sumber kehidupan dan aliran air hidup yang abadi.
Sejak Ia menciptakan dunia, Tuhan telah melakukan banyak pekerjaan yang meliputi vitalitas hidup, yang memberikan kehidupan bagi manusia, dan telah membayar harga yang mahal agar manusia bisa beroleh hidup. Tuhan melakukannya karena Tuhan sendiri adalah hidup yang kekal, dan Tuhan sendirilah jalan kebangkitan bagi manusia. Tuhan tidak pernah menjauh dari hati manusia, dan selalu tinggal di antara manusia. Ia menjadi kekuatan penggerak dalam hidup manusia, landasan eksistensi manusia, dan simpanan yang melimpah bagi eksistensi manusia setelah dilahirkan. Ia menyebabkan manusia dilahirkan kembali, dan memampukan manusia menjalani setiap perannya dengan gigih. Berkat kuasa-Nya, dan kekuatan hidup-Nya yang tidak terpadamkan, manusia telah hidup selama generasi demi generasi, dan selama itulah kuasa kehidupan Tuhan telah menjadi landasan bagi eksistensi manusia, dan karenanya Tuhan telah membayar harga yang tidak pernah dibayarkan oleh manusia biasa mana pun. Kekuatan hidup Tuhan dapat mengatasi kekuatan mana pun, serta melampaui kekuatan lainnya. Kehidupan-Nya kekal, kuasa-Nya menakjubkan, dan kekuatan hidup-Nya tidak mudah ditundukkan oleh makhluk ciptaan atau kekuatan musuh mana pun. Kekuatan hidup Tuhan sungguh nyata, dan memancarkan cahaya terang kapan pun dan di mana pun. Langit dan bumi dapat mengalami perubahan dahsyat, tetapi kehidupan Tuhan tetap kekal untuk selama-lamanya. Segala sesuatu akan berlalu, tetapi kehidupan Tuhan tetap bertahan, karena Tuhan adalah sumber eksistensi dari segala sesuatu, dan akar dari segala eksistensi itu. Kehidupan manusia berasal dari Tuhan, surga pun ada karena Tuhan, dan eksistensi bumi berasal dari kekuatan kehidupan Tuhan. Tidak ada satu objek pun yang memiliki vitalitas yang dapat melampaui kedaulatan Tuhan, dan tidak ada apa pun yang cukup kuat untuk melepaskan diri dari jangkauan otoritas Tuhan. Oleh karena itu, siapa pun mereka, semua orang harus tunduk di bawah kekuasaan Tuhan, semua orang harus hidup mematuhi perintah Tuhan, dan tidak ada seorang pun yang bisa luput dari kendali-Nya.
Mungkin sekarang engkau berharap bisa menerima kehidupan, atau mungkin berharap bisa memperoleh kebenaran. Apa pun itu, engkau berharap bisa menemukan Tuhan, menemukan Tuhan yang bisa engkau andalkan, dan Tuhan yang bisa memberimu hidup yang kekal. Kalau engkau berharap bisa menemukan hidup yang kekal, engkau harus memahami sumber hidup yang kekal dan engkau harus tahu di mana Tuhan berada terlebih dahulu. Aku sudah mengatakan bahwa hanya Tuhan saja kehidupan yang tidak berkesudahan, dan hanya Tuhan yang memiliki jalan kehidupan. Karena hidup-Nya tidak berkesudahan, maka hidup-Nya bersifat kekal; dan karena Tuhan satu-satunya jalan kehidupan, maka Tuhan merupakan jalan menuju hidup yang kekal. Oleh karena itu, engkau harus terlebih dahulu memahami di mana Tuhan berada, dan cara memperoleh jalan menuju hidup yang kekal ini. Sekarang mari kita bersama-sama bersekutu tentang kedua masalah ini secara terpisah.
Apabila engkau benar-benar ingin menemukan jalan hidup yang kekal, dan jika engkau mencarinya dengan sepenuh hati, jawablah pertanyaan ini terlebih dahulu: di manakah Tuhan sekarang? Mungkin engkau akan menjawab bahwa Tuhan berada di surga. Tentu saja—Ia tidak tinggal di rumahmu, bukan? Mungkin engkau akan menjawab, Tuhan tentu tinggal di antara segala sesuatu. Atau mungkin engkau mengatakan Tuhan tinggal di hati setiap orang, atau Tuhan berada di dalam dunia rohani. Aku tidak menyangkalinya, tetapi Aku harus menerangkan hal ini. Tidak sepenuhnya tepat mengatakan bahwa Tuhan tinggal dalam hati manusia, tetapi juga tidak sepenuhnya salah. Itu terjadi karena, di antara umat yang percaya kepada Tuhan, ada yang keyakinannya benar dan ada yang keyakinannya salah, ada yang berkenan di hadapan Tuhan dan ada yang tidak berkenan di hadapan-Nya, ada yang menyenangkan hati Tuhan dan ada yang membuat-Nya murka, serta ada yang disempurnakan Tuhan dan ada yang Ia singkirkan. Oleh karena itu, Aku mengatakan bahwa Tuhan tinggal hanya dalam hati beberapa orang, dan orang-orang ini tidak diragukan lagi merupakan orang-orang yang sungguh memercayai Tuhan, mereka yang berkenan di hadapan Tuhan, mereka yang menyenangkan hati Tuhan, dan yang disempurnakan-Nya. Mereka adalah orang-orang yang dipimpin oleh Tuhan. Karena mereka dipimpin oleh Tuhan, mereka adalah orang-orang yang sudah mendengar dan melihat jalan kehidupan Tuhan yang kekal. Mereka yang keyakinannya salah terhadap Tuhan, mereka yang tidak berkenan di hadapan Tuhan, mereka yang membuat Tuhan murka, mereka yang disingkirkan oleh Tuhan—mereka akan ditolak oleh Tuhan, mereka tidak akan memperoleh jalan kehidupan, dan tetap tidak mengetahui di mana Tuhan berada. Sebaliknya, mereka yang hatinya didiami oleh Tuhan tahu di mana Tuhan berada. Mereka adalah orang-orang yang dianugerahi jalan kehidupan oleh Tuhan, dan orang-orang yang mengikuti Tuhan. Apakah sekarang engkau tahu di mana Tuhan berada? Tuhan berada di dalam hati manusia dan di sisi manusia. Ia tidak hanya berada di dalam dunia rohani, dan yang terutama, Ia tinggal di antara manusia. Oleh karena itu, kedatangan akhir zaman telah membawa pekerjaan Tuhan ke dalam wilayah baru. Tuhan berdaulat atas segala sesuatu di alam semesta, dan Ia adalah landasan di hati manusia, dan selain itu, Ia berada di antara manusia. Hanya dengan cara inilah Ia bisa membawa jalan kehidupan kepada umat manusia, dan membawa manusia ke dalam jalan kehidupan. Tuhan telah datang ke dunia, dan tinggal di antara manusia agar manusia bisa memperoleh jalan kehidupan, dan agar manusia bisa tetap ada. Sementara itu, Tuhan juga mengatur segala sesuatu di alam semesta agar semuanya dapat bekerja sama dengan pengelolaan-Nya di antara manusia. Karena itu, jika engkau hanya mengakui doktrin bahwa Tuhan tinggal di surga dan di hati manusia, tetapi tidak mengakui kebenaran akan keberadaan Tuhan di antara manusia, engkau tidak akan mendapatkan kehidupan, dan tidak akan memperoleh jalan kebenaran.
Tuhan sendiri adalah kehidupan dan kebenaran, dan kehidupan dan kebenaran-Nya hidup berdampingan. Mereka yang tidak bisa memperoleh kebenaran tidak akan mendapatkan kehidupan. Tanpa bimbingan, dukungan, dan pembekalan kebenaran, engkau hanya akan mendapatkan huruf-huruf tertulis, doktrin, serta kematian. Kehidupan Tuhan tidak berkesudahan, serta kebenaran dan kehidupan-Nya hidup berdampingan. Jika engkau tidak bisa menemukan sumber kebenaran, engkau tidak akan memperoleh nutrisi kehidupan. Jika engkau tidak bisa mendapatkan penyediaan kehidupan, engkau tentu tidak akan memperoleh kebenaran. Karena itu, terlepas dari berbagai imajinasi dan konsepsi, seluruh tubuhmu tidak akan ada artinya dan hanya akan menjadi daging, dagingmu yang berbau busuk. Ketahuilah bahwa kata-kata dalam buku bukan kehidupan, catatan sejarah tidak bisa dianggap sebagai kebenaran, dan berbagai doktrin masa lalu tidak bisa menjadi catatan tentang firman yang diucapkan oleh Tuhan saat ini. Hanya hal-hal yang diungkapkan Tuhan ketika Ia datang ke dunia dan tinggal di antara manusia adalah kebenaran, kehidupan, kehendak Tuhan, dan cara kerja-Nya saat ini. Kalau engkau hanya menerapkan catatan tentang firman yang diucapkan Tuhan di masa yang lampau hingga saat ini, engkau adalah arkeolog, dan cara terbaik untuk menggambarkan dirimu adalah seorang ahli dalam warisan sejarah. Itu karena engkau selalu memercayai jejak-jejak pekerjaan yang Tuhan lakukan di masa lalu, hanya memercayai bayangan yang Tuhan tinggalkan ketika dahulu Ia bekerja di antara manusia, dan hanya memercayai jalan yang Tuhan berikan kepada para pengikut-Nya di masa yang lampau. Engkau tidak memercayai arah pekerjaan Tuhan saat ini, tidak memercayai dukungan Tuhan yang dahsyat saat ini, dan tidak memercayai jalan kebenaran yang diungkapkan Tuhan saat ini. Jadi, engkau sudah pasti pemimpi di siang bolong yang terputus sepenuhnya dari kenyataan. Jika kini engkau masih memegang teguh perkataan yang tidak mampu memberikan kehidupan bagi manusia, engkau ibarat kayu mati, tidak bisa ditolong lagi,[a] karena engkau terlalu konservatif, terlalu keras kepala, terlalu banyak beralasan!
Rekomendasi:
Tuhan Datang - Lagu Rohani Terbaru 2019 "Kidung Kerajaan: Kerajaan Turun ke Bumi" Paduan Suara Berskala Besar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar