7/23/2018

Kerajaan Kristus Dinyatakan Di Antara Manusia


"Arti Penampakan Tuhan" | Yesus Kristus telah kembali - Lagu Pujian Gereja Kristen(Tarian TaiChi)
Penampakan Tuhan adalah
kedatangan-Nya di bumi ‘tuk berkarya.
Dengan identitas dan watak-Nya dan metode-Nya,
Ia turun ke dunia ‘tuk memulai dan akhiri sebuah masa.
Penampakan ini bukan lambang atau gambar.
Bukan upacara.
Bukan mukjizat. Atau penglihatan agung.
Terlebih bukan sebuah proses agamawi.
Penampakan ini nyata dan bisa dilihat, disentuh,
bisa dilihat dan disentuh.
Penampakan ini bukan untuk sebuah proses,
ataupun demi perbuatan yang fana;
penampakan ini adalah
demi untuk rencana pengelolaan Tuhan.
Penampakan Tuhan selalu berarti,
dan terhubung dengan rencana pengelolaan-Nya,
terhubung dengan rencana pengelolaan-Nya.
Penampakan ini tidaklah sama
dengan penampakan Tuhan memimpin manusia,
membimbing atau mencerahkan manusia,
membimbing atau mencerahkan manusia.
Tuhan melakukan karya besar setiap kali menyatakan diri.
Karya ini berbeda dengan karya-Nya di masa lalu,
tak terbayangkan manusia,
tak pernah dialami manusia, tak pernah dialami manusia.
Karya yang memulai zaman baru dan menutup zaman lama,
karya yang diperbarui lagi ‘tuk kes’lamatan manusia,
dan membawa umat manusia ke zaman baru.
Itulah arti penampakan Tuhan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Kristus pada Akhir Zaman Membawa Tentang Kedatangan Kerajaan


Kristus pada Akhir Zaman Membawa Tentang Kedatangan Kerajaan |Paduan Suara Tiongkok Penampilan Ke-19 Di bawah langit malam yang penuh bintang, tenang dan damai, sekelompok orang Kristen dengan sungguh-sungguh menunggu kembalinya Juruselamat dengan bernyanyi dan menari diiringi musik ceria. Ketika mereka mendengar berita gembira “Tuhan telah kembali” dan “Tuhan telah mengucapkan firman baru”, mereka terkejut dan bersemangat. Mereka berpikir: “Tuhan telah kembali? Dia telah datang?!” Dengan rasa ingin tahu dan ketidakpastian, satu demi satu, mereka melangkah masuk ke dalam perjalanan mencari firman baru Tuhan. Dalam pencarian mereka yang sulit, beberapa orang bertanya-tanya sementara yang lain hanya menerimanya. Beberapa orang melihat tanpa komentar, sementara yang lain membuat saran dan mencari jawaban dalam Alkitab — mereka melihat tetapi pada akhirnya itu tidak membuahkan hasil…. Ketika mereka menjadi putus asa, seorang saksi membawakan mereka Alkitab Zaman Kerajaan, dan mereka sangat tertarik pada kata-kata dalam kitab itu. Kitab apa ini sebenarnya? Sudahkah mereka menemukan firman baru yang telah diucapkan Tuhan dalam kitab itu? Sudahkah mereka menyambut kedatangan Tuhan? Setiap Bangsa Menyembah Tuhan Yang Mahakuasa 1.Kali ini, Tuhan datang untuk melakukan pekerjaan bukan dalam tubuh rohani, melainkan dalam tubuh yang sangat biasa. Tubuh itu bukan saja inkarnasi Tuhan yang kedua, tetapi juga tubuh yang dipakai Tuhan saat Ia datang kembali. Tubuh ini daging yang sangat biasa. Pada diri-Nya, engkau tidak dapat melihat apa pun yang berbeda dari tubuh-tubuh lainnya, tetapi dari diri-Nya, engkau dapat menerima kebenaran yang belum pernah engkau dengar sebelumnya. Daging yang tak berarti ini merupakan perwujudan seluruh firman kebenaran dari Tuhan, yang melangsungkan pekerjaan Tuhan di akhir zaman, dan merupakan perungkapan keseluruhan watak Tuhan untuk dapat dikenal manusia. Tidakkah engkau sangat rindu melihat Tuhan di dalam surga? Tidakkah engkau sangat rindu memahami Tuhan di dalam surga? Tidakkah engkau sangat rindu melihat tempat tujuan umat manusia? Ia akan membukakan seluruh rahasia yang tak bisa diberitahukan oleh siapa pun juga kepadamu, dan Ia bahkan akan membukakan kebenaran-kebenaran yang tidak engkau pahami. Ia adalah pintu gerbangmu untuk bisa masuk ke dalam kerajaan, dan pemandumu untuk memasuki zaman yang baru.

Juru Selamat Telah Datang Kembali di Atas "Awan Putih"

Selama ribuan tahun, manusia telah begitu rindu untuk dapat menyaksikan kedatangan sang Juru Selamat. Manusia sangat rindu melihat Yesus sang Juru Selamat di atas awan putih, saat Ia sendiri turun ke antara orang-orang yang telah ribuan tahun merindukan dan mendambakan-Nya. Manusia sangat rindu agar sang Juru Selamat datang dan bersatu kembali dengan umat-Nya, yakni, agar Yesus sang Juru Selamat kembali kepada orang-orang yang telah dipisahkan dari-Nya selama ribuan tahun. Manusia berharap Ia akan melakukan lagi karya penebusan yang dahulu dilakukan-Nya di antara orang Yahudi, akan berbelas kasihan dan bersikap penuh kasih terhadap manusia, akan mengampuni dosa manusia, menanggung dosa manusia, dan bahkan menanggung segala pelanggaran manusia, serta membebaskan manusia dari dosa. Mereka rindu agar Yesus sang Juru Selamat tetap sama seperti sebelumnya—Juru Selamat yang dicintai, manis, dan dipuja, yang tak pernah murka terhadap manusia, dan tak pernah mencela manusia. Juru Selamat ini mengampuni dan menanggung semua dosa manusia, dan bahkan mati di atas kayu salib bagi manusia sekali lagi. Semenjak Yesus pergi, murid-murid yang mengikut-Nya dan semua orang kudus yang diselamatkan berkat nama-Nya, sangat merindukan-Nya dan menantikan-Nya. Semua orang yang diselamatkan oleh kasih karunia Yesus Kristus selama Zaman Kasih Karunia sangat merindukan hari kesukaan di akhir zaman, saat Yesus sang Juru Selamat datang di atas awan putih dan menampakkan diri di antara manusia. Tentu saja, ini juga keinginan semua orang yang menerima nama Yesus sang Juru Selamat saat ini. Di seluruh alam semesta, semua orang yang mengenal keselamatan dari Yesus sang Juru Selamat sangat mendambakan kedatangan Yesus Kristus yang tiba-tiba, untuk menggenapi firman-Nya ketika berada di bumi: "Aku akan datang dengan cara yang sama seperti Aku pergi." Manusia percaya bahwa setelah penyaliban dan kebangkitan, Yesus kembali ke surga di atas awan putih, lalu mengambil tempat-Nya di sebelah kanan Yang Mahatinggi. Begitu pula, manusia beranggapan bahwa Yesus akan turun, sekali lagi di atas awan putih (awan ini mengacu pada awan yang dikendarai Yesus waktu Ia kembali ke Surga), ke antara orang-orang yang sangat mendambakan-Nya selama ribuan tahun, dan bahwa Ia akan tampak serupa dengan orang Yahudi dan mengenakan pakaian mereka. Setelah menampakkan diri kepada manusia, Ia akan mengaruniakan makanan kepada mereka, dan membuat aliran-aliran air hidup menyembur bagi mereka, dan akan hidup di antara manusia, penuh kasih karunia dankasih, hidup dan nyata. Demikian seterusnya. Namun, Yesus sang Juru Selamat tidak melakukan hal ini; Ia melakukan hal yang bertentangan dengan anggapan manusia. Ia tidak datang ke antara orang-orang yang mendambakan kedatangan-Nya kembali, dan tidak menampakkan diri kepada semua manusia sembari mengendarai awan putih. Ia sudah datang, tetapi manusia tidak mengenali-Nya, dan tetap mengabaikan kedatangan-Nya. Manusia hanya menanti-Nya tanpa tujuan, tanpa menyadari bahwa Ia telah turun di atas awan putih (awan yang adalah Roh-Nya, perkataan-Nya, dan seluruh watak-Nya, serta seluruh keberadaan-Nya), dan kini Ia telah berada di antara sekelompok pemenang yang akan dibentuk-Nya pada akhir zaman. Manusia tidak mengetahui hal ini: Walaupun Yesus, Juru Selamat yang kudus itu, penuh perhatian dan kasih sayang kepada manusia, bagaimana mungkin Ia bekerja dalam "bait" yang didiami oleh roh-roh yang cemar dan najis. Meskipun manusia menantikan kedatangan-Nya, bagaimana mungkin Ia menampakkan diri kepada orang-orang yang memakan daging orang jahat, meminum darah orang jahat, mengenakan pakaian orang jahat, yang percaya kepada-Nya, tetapi tidak mengenal-Nya, dan yang selalu memeras-Nya? Manusia hanya mengetahui bahwa Yesus sang Juru Selamat itu penuh kasih dan belas kasihan, dan Ia adalah korban penghapus dosa yang penuh penebusan. Akan tetapi, manusia tidak tahu bahwa Ia juga adalah Tuhan sendiri, yang sangat penuh dengan kebenaran, keagungan, murka, dan penghakiman, memiliki otoritas serta penuh dengan kehormatan. Oleh karena itu, meskipun manusia sungguh-sungguh mendambakan dan menginginkan kedatangan kembali sang Penebus, dan meskipun Surga digerakkan oleh doa-doa manusia, Yesus sang Juru Selamat tidak menampakkan diri kepada orang-orang yang percaya kepada-Nya, tetapi tidak mengenal-Nya. 

7/22/2018

hidup dalam kasih Tuhan


Lagu Pujian Gereja Kristen - Doa Umat Tuhan - Hidup Dalam Kasih Tuhan(Video Musik) Umat Tuhan ditinggikan di hadapan tahta-Nya, banyak doa dalam hati mereka. Tuhan memberkati semua yang kembali kepada-Nya; mereka semua hidup dalam terang. Doakan Roh Kudus agar mencerahkan firman Tuhan agar kita sepenuhnya mengenal kehendak Tuhan. Semoga semua orang menghargai firman Tuhan dan datang mencari tahu Tuhan. Semoga Tuhan memberikan lebih banyak kasih karunia-Nya kepada kita, agar watak kita bisa berubah. Semoga Tuhan menyempurnakan kita menjadi sehati sepikir dengan-Nya. Semoga Tuhan mendisiplinkan kita agar kita bisa melakukan tugas kita untuk-Nya. Semoga Roh Kudus membimbing kita untuk mewartakan dan mempersaksikan Tuhan. Semoga semua orang tahu yang baik dari yang buruk, melakukan kebenaran. Semoga Tuhan menghukum pelaku kejahatan dan gereja-Nya damai. Semoga semua orang menunjukkan kasih sejati kepada Tuhan yang paling manis dan menyenangkan. Semoga Tuhan menyingkirkan semua penghalang agar kita bisa memberikan segalanya untuk Tuhan. Semoga Tuhan menjaga hati kita mengasihi Tuhan, tidak meninggalkan Tuhan. Semoga mereka yang ditakdirkan oleh Tuhan kembali ke hadirat-Nya. Semoga orang-orang semua menyanyikan pujian mereka untuk Tuhan yang telah memperoleh kemuliaan. Semoga Tuhan menyertai umat-Nya, menjaga kita hidup dalam kasih Tuhan. Semoga Tuhan menyertai umat-Nya, menjaga kita hidup dalam kasih Tuhan. dari “Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru”

Perkataan Kristus | Prakata

Meskipun banyak orang percaya kepada Tuhan, hanya sedikit yang mengerti apa arti beriman kepada Tuhan, dan apa yang harus mereka lakukan agar berkenan di hati Tuhan. Hal ini terjadi karena walaupun orang terbiasa mendengar kata “Tuhan” dan kata-kata seperti “pekerjaan Tuhan”, mereka tidak mengenal Tuhan, apalagi pekerjaan-Nya. Maka tak heran jika semua orang yang tidak mengenal Tuhan mempunyai kepercayaan yang kacau. Orang tidak memandang serius kepercayaan kepada Tuhan karena hal itu terlalu asing dan aneh bagi mereka. Dengan demikian, mereka tidak memenuhi tuntutan Tuhan. Dengan kata lain, jika orang tidak mengenal Tuhan dan pekerjaan-Nya, mereka tidak cocok untuk dipakai Tuhan, apalagi untuk memenuhi keinginan Tuhan. “Percaya kepada Tuhan” berarti percaya bahwa Tuhan itu ada. Inilah konsep paling sederhana tentang beriman kepada Tuhan. Selanjutnya, percaya bahwa Tuhan itu ada tidak sama dengan sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan. Sebaliknya, ini seperti iman yang kecil dengan bau agamawi yang kuat. Iman yang sejati kepada Tuhan berarti mengalami perkataan dan pekerjaan Tuhan berdasarkan keyakinan bahwa Tuhan berdaulat atas segala hal. Jadi, engkau harus dibebaskan dari watak engkau yang rusak, memenuhi keinginan Tuhan, dan mengenal Tuhan. Hanya setelah melewati perjalanan ini engkau dapat dikatakan percaya kepada Tuhan. Namun, orang sering menganggap percaya kepada Tuhan sebagai hal yang sangat sederhana dan tidak penting. Keyakinan orang-orang seperti itu sia-sia dan tidak akan pernah mendapat perkenan Tuhan, karena mereka berada di jalan yang salah. Saat ini, masih ada orang yang percaya kepada Tuhan hanya secara teori, dengan ajaran-ajaran yang hampa. Mereka tidak sadar bahwa iman mereka kepada Tuhan tidak ada nilainya, mereka tidak bisa mendapat perkenan Tuhan, dan mereka masih berdoa meminta kedamaian dan anugerah yang cukup dari Tuhan. Kita harus berhenti sejenak dan bertanya kepada diri sendiri: Mungkinkah percaya kepada Tuhan benar-benar bisa semudah itu? Apakah percaya kepada Tuhan semata-mata berarti menerima banyak anugerah dari Tuhan? Dapatkah orang yang percaya kepada Tuhan, tetapi tidak mengenal-Nya, dan percaya kepada Tuhan, tetapi menentang-Nya, benar-benar memenuhi keinginan Tuhan?

Gerega Tuhan Yang Mahakuasa |Tuhan Yang Mahakuasa telah kembali dengan penuh kemenangan - Paduan Suara Tiongkok Penampilan ke-18



Tuhan adalah Awal dan Akhir
Tuhan adalah Awal,
Tuhan adalah Awal,
Tuhan adalah Awal,
dan Akhir,
dan Akhir,
dan Akhir.

7/21/2018

Gerega Tuhan Yang Mahakuasa | “Di Mana Rumahku”


Trailer Dubbing - Tuhan Memberi Saya rumah Yang Bahagia | “Di Mana Rumahku” | Film Rohani Kristen Terbaru 2018
Orang tua Wenya berpisah ketika dia berusia 2 tahun, setelah itu dia tinggal dengan ayah dan ibu tirinya. Ibu tirinya tidak tahan dengannya dan selalu bertengkar dengan ayahnya. Sang ayah hanya memiliki sedikit pilihan–dia harus mengirim Wenya ke rumah ibunya, tetapi ibunya sedang fokus sepenuhnya pada menjalankan bisnisnya dan tidak punya waktu untuk mengasuh Wenya, jadi dia seringkali dititipkan di rumah sanak saudara dan rumah teman-temannya untuk diasuh. Setelah bertahun-tahun hidup dalam pengasuhan, Wenya muda merasa kesepian dan tidak berdaya dan rindu kehangatan sebuah keluarga. Hanya ketika ayahnya dan ibu tirinya bercerai dia pulang ke sisi ayahnya, dan sejak itu dia memiliki sebuah keluarga, dalam keadaan baik maupun buruk.

7/06/2018

Tuhan Yang Mahakuasa | Dokumenter musikal Kristen "Dia yang Berdaulat Atas Segalanya" | Kesaksian Kuasa Tuhan



Musik Rohani Kristen "Dia yang Berdaulat Atas Segalanya" (Dokumenter musikal) | Kesaksian Kuasa Tuhan
Di seluruh alam semesta yang luas, semua benda langit bergerak tepat di dalam orbitnya sendiri. Di bawah langit, gunung, sungai, dan danau semuanya memiliki batas-batasnya, dan semua makhluk hidup dan bereproduksi sepanjang empat musim sesuai dengan hukum kehidupan .... Ini semua dirancang dengan sangat indah—adakah Seorang Mahakuasa yang memerintah dan mengatur semua ini? Sejak datang ke dunia ini dengan menangis, kita telah mulai memainkan peran yang berbeda dalam kehidupan. Kita bergerak dari lahir ke usia tua hingga mengalami penyakit dan kematian, kita mengalami suka dan duka .... Darimana manusia berasal, dan kemana kita akan pergi? Siapa yang menentukan nasib kita? Dari zaman kuno hingga zaman modern, negara-negara besar telah bangkit, banyak dinasti telah datang dan pergi, dan negara-negara dan masyarakat telah bangkit dan lenyap dalam gelombang sejarah .... Sama seperti hukum alam, hukum perkembangan manusia mengandung misteri yang tak terbatas. Apakah kau ingin tahu jawabannya? Dokumenter Dia yang Berdaulat Atas Segalanya akan memandu Anda untuk sampai ke akarnya, untuk mengungkap semua misteri ini!